#BahasFilm: Copenhagen (2014)

copenhagen_film

Judul: Copenhagen

Tahun: 2014

Produksi: Fidelio Films, Scorched Films

Sutradara: Mark Rasso

Starring: Gethin Anthony, Frederikke Dahl Hansen

Selamat pagi! metpagi

Hari ini, setelah lama sekali ga update, saya bakal review film favorit yang sebenernya udah lama banget pengen saya bikin reviewnya di blog ini tapi belom sempet2 #HalahAlesan.

Oke, jadi kalo kalian sudah pernah baca entry blog ini sebelumnya tentang #MyFavChara di serial #GameofThrones pasti paham lah alesan gak mutu kenapa film ini jadi favorit saya. Yap, karena lead actor di Copenhagen ini tidak lain adalah aktor kesayangan aka mas gethin yang dulu main jadi King Renly di GoT. MAZ GETHIN!bye2-onion-head-emoticon

imagePuas-puasin liat mas gethin di film ini~cz10#GuyCrush #NotInDenial

Cerita dari film ini berkutat pada seorang cowok amerika bernama William (mas gethin) yang berpetualang di eropa demi menyerahkan sepucuk surat yang ditemukannya setelah ayahnya meninggal, yang ditulis ayahnya untuk sang kakek yang konon berada di denmark.

Porsi besar dari petualangan William di film ini bersetting di copenhagen: mulai dari ditinggalkan sahabat (dan ceweknya yang super bit*hy), bertemu Effy (dahl-hansen) cewek lokal yang membantu will muter2 cari lokasi kakeknya, berdua hanging out seharian menguncover rahasia masa lalu keluarga William sampai mereka terlibat cinlok. Eh tapi ternyataaaa, meskipun terlihat dewasa ternyata Effy masih di bawah umur!!

msyook WILLIAM PEDOBEAR??

Jangan kuatir, ga ada aksi pedo disini, karena William langsung hilang minat begitu tau Effy masih underage buhahahah #IniHarusDiomongin. Btw, justru disinilah bagian apik dari film ini, dimana ada penggambaran dua karakter yang bertolakbelakang: William yang sudah dewasa tapi pikirannya masih seperti abg (hidup bebas enak, impulsif) dan Effy yang tipikal abg klasik dengan perilaku yang udah keburu pengen niru orang dewasa (ngerokok, ke bar). Plot film ini mengikuti perkembangan karakter dari keduanya, dimana pada akhirnya, dari keputusan2 yang diambilnya, William terlihat menjadi semakin dewasa, sedangkan Effy harus mengakui kodratnya sebagai underage yang masih belum legal..

mbingungLegal? Legal buat apa?

cz38Buat apa hayoo?

tp1b

Pliz jangan ngiklan disini eyang.

tp2

Eyang pliz.

Itu plot bagian romancenya. Yah, mayoritas memang main disana sih, sisanya ga begitu penting. Kalau penasaran apakah William berhasil nemuin kakeknya atau ngga mending nonton sendiri, hihi.

•••

cheerleadingNOW LET’S JUDGE THIS MOVIE!cheerleading

•rating: 17+ / R
Terdapat beberapa adegan “lembut” (semua dilakukan pemeran cukup umur) seperti penggunaan kata2 seputar gituan, making out, hingga adegan topless.

toples

Bukan, bukan topless yang ini.

Adegan2 tersebut, bagaimanapun, masih tergolong mild (tidak sampai menampilkan anu ataupun nganu) dan tidak sampai nggilani karena fungsinya toh hanya sebagai sarana penegasan karakter. Tapi ya tetap saja, pastikan kamu sudah cukup umur untuk nonton adegan semi arousing semacam itu.  ingainga

 

•casting: 10/10
Yakin nanya kenapa? Wuhahahah. muahahahaha

imageSebut nama mas lagi nih~

Tapi serius, mas gethin sama dahl-hansen main bagus banget disini. Chemistrynya kena gitu. Mas gethin juga sukses dalam mengekspresikan perkembangan karakter William, sementara Dahl-Hansen (sudah dewasa kok aslinya) bisa banget meranin bocah abg keburu pengen gede dengan segala kelabilan perilaku khas abg umur segitu. Anyway sebagai seorang brits mas gethin boleh juga loh usahanya meranin cowok amrik tukang misuh. Hahaha.

 

•plot: 8/10
Ngalir dengan kece. Ngga misleading dan ngga bikin bingung, dengan latar belakang tiap karakter yang secara apik disematkan pada alur sehingga kita bisa memahami alasan dibalik karakter dan perilaku mereka. Yang paling penting, meskipun ada bagian agak nyerempet loli-mencari-cinta tapi film ini ga mempromosikan inappropriate love sama sekali. Malahan, cinta-monyet-loli disini dikembangkan sebagai bagian tak terpisahkan dari perkembangan emosional yang dialami sepasang tokoh utama di film ini. Kecuali kamu punya otak mode censorsh*t yang gampang suudzon sama kulit konten (e.g. tupai pake bikini, etc.), you will find this story immensely beautiful.

 

•music: 8/10
Soundtracknya cakep2 sampai ada kompilasinya sendiri. Lagu2nya ada yang berbahasa inggris dan denmark, sebagian dari artis indie yang diinkorporasikan dalam film ini. Originalnya juga sweet banget, suka deh sama Stay With Me gubahannya Agatha Kaspar. Gegara nonton film ini juga saya jadi suka musisi denmark seperti Stoffer og Maskinen dan Stine Kinck. Cool lah.

 

•cinematography: 10/10
Alasan sekunder: adegan2 yang diambil bagus, dalam artian ga mengoposisi plot/dialog yang bisa bikin penonton confused. Kota Copenhagen yang indah disalut dalam pencahayaan yang cenderung vivid, terang dan menampilkan kesan playful. Bikin seneng diliat.
Alasan primer: TERIMAKASIH TELAH MEMUASKAN PENONTON INI DENGAN BERULANGKALI MENGCLOSEUP GORGEOUS FACE NYA MAS GETHIN DALAM BERBAGAI POSE DAN SUDUT #KepslokKepencet #BoldKepencet #NotAshamedAtAll.

cheerleadingOverall: R-rated 9/10 cheerleading

•••

Subjektif banget ya judgement nya?

Biarin. Blog saya sendiri jugak. Hahaha. muahahahaha

Kesimpulannya, film ini mengisahkan perkembangan emosional dari dua tokoh utama, yang pada awalnya kurang balance dengan usia mereka. Dibalut dengan jalan cerita yang ga bikin boring, perkembangan itu dapat diamati penonton hingga bagian ending, dimana kita bisa melihat tokoh utama telah memiliki karakter yang lebih stabil dan mantaps. Kece deh pokoknya. Kalau kamu lagi cari rekomendasi film tentang perjalanan hidup yang mendewasakan, film yang satu ini highly recommended. Begitupun kalau kamu ngefans sama mas gethin seperti saya, maka dijamin kamu hepi.

Okay, segitu dulu yes #BahasFilm kali ini. Trims sudah mampir, see you in my next post!

dadah

#MyFavChara: Renly Baratheon (Game of Thrones) part 3

Selamat soreeeeee! metpagi

Masih mau ngelanjutin bahas karakter Renly Baratheon nih. Kalo dari postingan yang kemaren2 kita udah ngebahas soal riwayat hidup bang Renly di series GoT, sekarang saatnya kita bahas Plus & Minus dari karakter ini ya!

Okay, here we go:

(((Mau minus dulu atau plus? Minus dulu aja kali yaa, supaya penceritaannya bisa lebih ngalir dan lebih mudah untuk memahami karakternya)))


(((MINUS SIDE:)))

He was an Opportunistic Usurper & Inexperienced Military Leader. Patut diakui, bahwa bahkan minus anak-anak haram King Robert, Renly masih berada di belakang Stannis dalam urutan suksesi kerajaan. Renly sadar itu, tapi dia tetap berhasrat melompati Stannis karena dirinya yakin kalau Stannis tidak cocok menjadi raja. Dia merasa punya kharisma dan pendukung yang lebih, yang harus diakui kalau kelebihan itu justru “membutakan” dirinya untuk melanggar tradisi dan melewati kakaknya.

Renly-Baratheon-house-baratheon-29917118-704-485

Yes, he should be more humble.

Meski demikian, patut dipertimbangkan juga bahwa keberanian (atau kelancangan?) Renly untuk mengutarakan niatannya untuk menjadi raja juga dipengaruhi kondisi kerajaan menjelang wafatnya King Robert. WHERE-IS-DAT-STANNIS? Oh, lagi bakar bakaran sama tante meli #duh. Perlu diingat bahwa Stannis adalah Master of Ships dalam dewan kecil istana, tapi dia malah menghilang entah kemana dan meninggalkan tugasnya disana. Toh tidak ada yang mempermasalahkan juga sih, mungkin karena kepribadiannya yang tidak terlalu disukai, sampe mau mikirin aja males.

Meskipun perbuatan Renly adalah khilaf yang sangat besar, tapi jika kita mau memperhatikan absennya keberadaan Stannis dan gentingnya suasana menjelang wafatnya Robert, saya rasa itu adalah khilaf yang wajar dan bisa dimaklumi #blameurselfstan.

Lalu apakah Renly seharusnya bertekuk lutut pada Stannis pada waktu mereka bertemu?

Ketika Renly sudah menjadi seorang raja, maka adalah sebuah keputusan yang sangat sulit baginya untuk menerima tawaran Stannis. Klan Tyrell mendukungnya menjadi seorang raja karena mereka yakin pada potensi yang dimiliki oleh Renly (dan agar Margaery bisa menjadi ratu). Ketika Renly wafat, pasukan mereka ditarik kembali ke Highgarden, karena tidak sudi berperang untuk Stannis, yang, mereka yakini telah membunuh raja mereka. Intinya, sekali sudah terlanjur menjadi raja, Renly sudah tidak bisa mundur lagi, bahkan kalaupun dia ingin (tapi dia tidak ingin, karena dia masih merasa lebih pantas dibandingkan kakaknya Stannis). Pada saat pertemuan itu terjadi, gelarnya sebagai seorang raja telah menjadi beban, tanggung jawab, dan konsekuensinya.

Yang menjadi kekurangan Renly juga, sebagaimana telah sering diutarakan oleh kedua kakaknya, adalah kurangnya pengalaman Renly dalam bidang militer. Dia cakap dalam berdiplomasi & stuff, tapi tidak memiliki pengalaman apapun dalam peperangan. Bukan perkara besar sih, meskipun Renly jadi terkesan mengandalkan jumlah pasukannya yang besar. Bagaimanapun juga dia tidak pernah mendapat kesempatan untuk ikut berperang keesokan paginya, kan? 😦


(((PLUS SIDE:)))

He was a Nice Person, Well Loved, and a Very Potential One. Pribadi yang cakep, ramah dan menyenangkan. Renly adalah satu-satunya anggota dewan kecil istana yang disapa dengan hangat oleh Ned Stark saat kali pertama Ned menjadi Hand of the King. Dikenal gemar menyelenggarakan pesta baik dansa maupun kostum, dan tahu cara menghadapi orang. Kemampuan sosialnya cukup baik, sebagaimana bisa dilihat dalam attitudenya pada karakter-karakter lain, berdiplomasi dengan Catelyn Stark, juga pada saat berhadapan dengan kakaknya Stannis di parley.Ada yang bilang kalau Renly di novel tidak semanis di serial, but let me tell you this, once again: He is my favorite in the series. Dan di serial GoT, dia adalah orang yang sangat manis (?).

Masih pengaruh dari keramahannya tadi, ditambah dengan penampilannya yang selalu nampak pantas membuatnya banyak disukai. Jika tidak, bagaimana bisa sebagian besar lord di Stormlands dan The Reach mengakui dirinya sebagai raja? Bukti nyata bahwa dia adalah figur yang disukai orang adalah, banyaknya orang yang berduka atas kematiannya. Bahkan ada semacam penegasan bahwa ketika pasukan Stormlands yang karena kebingungan pasca wafatnya Renly (dimana tidak ada pemimpin, tidak ada pengganti, tidak jelas juga bagaimana Renly wafat) kemudian dirampas untuk bergabung dengan pasukan Stannis, mereka melakukannya dengan tidak begitu senang. Lebih dari itu, kita bisa sebut beberapa karakter seperti Loras & Brienne yang amat mencintainya. Dan bahkaaan, Stannis sendiri pernah menyesal loh, telah membunuh Renly. Cukup pernah. Makasih #butistillhateutho.

Renly juga cerdas dalam memilih orang-orangnya. Dia mengerti kalau Brienne, dibalik penampilannya yang bisa dibilang tidak memenuhi standar kecantikan Westeros, adalah orang yang baik, loyal, dan bisa dipercaya. Dia selalu membawa Brienne kemanapun, karena dia yakin kesetiaan Brienne padanya adalah tulus, bukan karena harapan akan imbalan politik maupun harta. Ser Loras saja sampai cemburu gara-gara itu, hihi. Not to mention kalau Renly adalah raja pertama yang mengangkat seorang wanita sebagai Kingsguard. PROGRESSIVE!

Dalam berdiplomasi, Renly lihai dalam strateginya. Ketika berdialog dengan Lady Stark, Renly yakin bahwa mereka adalah sekutu yang alami, dan bahkan menawarkan wilayah lebih bagi klan Stark yang tidak menginginkan tahta, jika mereka mau mengakuinya sebagai raja. Catelyn adalah wanita yang cerdas, dan dia tidak mungkin mendatangi Renly kalau dia percaya Renly adalah raja yang bodoh. Namun ketika berhadapan dengan kakaknya, Renly harus dengan tegas mengatakan tidak, karena sebagaimana telah dijelaskan di atas, sekali kau menjadi raja, tidak ada kata mundur untukmu.


Jadi, kesimpulannya?

Renly adalah seorang yang menarik, charming, dan sociable. Satu-satunya kesalahan yang dia perbuat adalah memproklamirkan dirinya sebagai raja yang mana secara mutlak melangkahi hak milik kakaknya Stannis. Meski demikian perlu dipertimbangkan bahwa dalam hal ini bukanlah salah Renly sepenuhnya, mengingat Stannis sendiri malah menyepi di saat yang paling vital dalam suksesi Dinasti Baratheon dan sepanjang hidupnya tidak menjadikan dirinya sebagai sosok yang patut dikagumi sebagai seorang raja. Ask the folks. Meskipun itu adalah sebuah perbuatan yang salah, sesungguhnya Renly hanya memanfaatkan kesempatan yang dibuat oleh Stannis sendiri, entah sadar ataupun tidak, dan mengoptimalkan potensinya sebagai seorang calon penerus raja.

Yang dilakukan Renly mungkin kurang terhormat karena melanggar peraturan suksesi dengan kesadarannya sendiri, namun cara Stannis menghentikan Renly juga tidak bisa dibilang terhormat. Stannis pada awalnya tidak menunjukkan minat apapun untuk menjadi raja, dan satu-satunya motivasinya untuk mengklaim hanya karena dia berada dalam urutan dan percaya bahwa itu adalah hak mutlak baginya. Semua yang berada di jalannya adalah musuh. Seriously Stan, you’re like a machine. Dan kemenangan Stannis atas Renly sebetulnya bukan kemenangan Stannis pribadi, melainkan Melisandre. Karena anak-haram-bayangan yang dilahirkan Melisandre-lah yang sukses menyantet Renly dengan demikian cepat tanpa ada yang bisa menghentikannya.

Bicara soal karma, secepat Stannis merampas banyak pasukan Renly untuknya, namun secepat itu pula pasukan itu lenyap. Dalam Pertempuran Blackwater ketika Stannis menyerbu King’s Landing, pasukan itu dikalahkan oleh aliansi Lannister-Tyrell: Lannister yang ingin melindungi kekuasaan mereka di King’s Landing, dan Tyrell yang motivasi utamanya untuk mengalahkan Stannis, pihak yang dianggap bertanggung jawab dalam pembunuhan Renly. Dalam serial, Loras mengenakan baju zirah Renly dalam perang tersebut, menyebabkan rusaknya moral dari pasukan Stormlands yang mengira kalau itu adalah hantu Renly. Kekalahan dalam pertempuran itu sempat menyebabkan Stannis depresi, dan sempat menyesali pembunuhan yang telah dia lakukan atas saudaranya sendiri. #karmab*tch

Satu hal yang belum sempat diwujudkan dalam hidup Renly adalah memiliki penerus untuk dirinya sendiri. Margaery adalah wanita yang dapat menerima keadaannya dengan bijak, namun nampaknya Renly belum siap untuk hal tersebut. Penundaan hubungan sakral yang dilakukan oleh Renly menyebabkan kekuasaannya benar-benar lenyap pasca kematiannya dikarenakan tidak ada keturunan yang bisa dianggap sebagai penerus sahnya. Terlepas dari preferensi pribadinya, Renly semestinya sadar betul kalau memiliki keturunan adalah satu kewajiban untuk melanggengkan kekuasaannya. Tapi, ya, semua terjadi begitu cepat.

Kalau Renly benar jadi raja, saya yakin kalau he will be a good king for all. Rest in peace, my king, for you’re always be my king in this series 🙂 #tearful.

tumblr_lk1h39lFr91qdb4st


~~FIN~~


Yooooo, akhirnya selesai juga saya ngebahas bang Renly, bahasannya panjang yak. sweating-onion-head-emoticon

Tapi saya senang sudah ngetik ini semua karna tokoh ini adalah salah satu tokoh fiksi yang bisa bikin saya broken-hearted setelah kematiannya. Huhu. dead-onion-head-emoticon

Anyway, trims sudah mampir di artikel ini! Apa kalian juga suka Renly? Atau malah pendukung Stannis? Sudahlah itu tidak penting, yang penting SEASON 5 IS COMING IN APRIL!! bye2-onion-head-emoticon

speechlesseh bentar, saya jadinya dukung siapa nih?

Ga masalaah, kan rajaku tetep Renly hohoho~ muahahahaha

Oh iya, bang Gethin (pemeran Renly) tahun kemaren sukses loh jadi tokoh utama pria di film terbarunya, Copenhagen. Filmnya bagus banget, mungkin abis ini saya bikinin reviewnya ya. ingainga

______________________________

###Note: Gambar2 dalam artikel ini (minus emak2 india di bagian akhir artikel) diambil dari screenshoot beberapa adegan dari seri GoT, digunakan untuk memperjelas narasi dalam artikel ini saja. Cheers 🙂

dadah

#MyFavChara: Renly Baratheon (Game of Thrones) part 2

Selamat malaaam! metpagi

Mau ngelanjutin ngebahas soal chara favorit saya di serial Game of Thrones nih: Bang Renly dari klan Baratheon! bye2-onion-head-emoticon

Kita lanjutin bahas riwayat hidupnya ya! ingainga

((((SEKALI LAGI, BUAT YANG BARU MULAI NONTON SEASON 1 ATAU 2, AWAS SPOILEERRRR!!!))))

———————————————————————

Entah sudah berapa lamanya meski kayanya ga begitu lama banget tapi terhitung lama jugak <<<apasih? , Renly sudah mengumpulkan begitu banyak pasukan, menentukan strategi, bahkan sudah mulai diplomasi sama klan Stark, nengnengnongneng muncullah kakaknya si Stannis berharap bisa mengambil itu semua — karena dan hanya karena dia lebih tua dan merasa lebih sah.

dafuq? syoook

Iya sih secara alur emang Stannis lebih berhak satu poin di depan Renly, tapi selama ini dianya kemana aja woy? Berapa kali lebaran udah ilang tak dinyana entah bagaimana kabarnya, tiba-tiba nongol mintak. Grrh. <<<thisisapersonalopinion

Maka Renly & Stannis mengadakan pertemuan di pinggir tebing. Renly diiringi oleh Lady Stark, Brienne, Loras, dan some guards, sedangkan Stannis membawa Davos <<<plisinibukanpermen, a freaky lady in red, & some guards. Barulah pas itu diketahui kalo Stannis udah murtad #eh? dari Faith of Seven dan beralih ke agama mistik something pemuja api (Rh’lorr) yang mana salah satu pendetanya adalah si wanita ajaib serba merah-delima-pinokio yang mendampinginya. Saking fanatiknya si Stannis sekarang, sampe lambang pribadinya sendiri diubah jadi kepala rusa dengan background jantung kebakar. Serem. Sementara disisi lain, lambang pribadi Renly adalah kepala rusa yang sama, namun dengan warna emas yang dilatarbelakangi warna ijo royo royo. Tampaknya Renly mengadopsi paduan warna dari keluarga pendukung terbesarnya, klan Tyrell, untuk menegaskan hubungan aliansi mereka.

Renly_Stannis_Parley

Lucu juga liat adegan diplomatis tersebut, dimana Stannis dkk yang kaku-lugas-mutlak ketemu sama Renly yang membalas argumen doktrinal mereka dengan sarkasme cerdas. Misal:

Melisandre(dat lady in red): Berserahlah pada kakakmu, karena dia yang terlahir dari asap dan garam!

Renly: Asap dan garam? Emangnya dia daging ham? #burn!

Lady Stark berusaha menengahi mereka, karena selain mereka berdua adalah saudara kandung, dia yakin bahwa musuh mereka bertiga saat ini adalah sama, yakni klan Lannister. Namun Stannis malah mencela Catelyn karena sekarang dia di sisi Renly, padahal mendiang suaminya dulu mendukungnya. Yakali kamu kemana aja maaas?? Salah sendiri baru nongol blah. Akhirnya Stannis memberi ultimatum, dia memberi Renly waktu hingga esok fajar untuk menurunkan panji-panjinya, kalau tidak dia akan menghancurkannya. Satu hal yang tentu saja ditolak Renly, karena:

1. Dia sudah terlanjur diangkat jadi raja. Raja mana coba, abis diangkat langsung by his own will turun tahta? Tentunya bukan hanya mempermalukan dirinya sendiri, namun juga para pendukungnya. Posisi yang sudah terlanjur basah memang runyam.

2. Dia optimis dengan kekuatan pasukannya sendiri. Dari seluruh Stormlands dan The Reach. Disisi lain, Stannis hanya bermodal kapal dengan jumlah pasukan yang terbilang sedikit kalo dibanding pasukan Renly. #bringitonbruh

3. Stannis itu berkepribadian seperti lobster, ingat? Renly cuma 110% ga yakin sama leadership kakaknya yang semi-hermit itu. Di militer sih oke, tapi dalam diplomasi dan hal lain? Maybe not as bad as Joffrey, but still.. highly doubtable. #sorrystan

———————————————————————

Malemnya, Stannis memanggil Davos dan menyuruhnya buat menyelundupkan Melisandre ke pentai dekat perkemahan Renly dan pasukannya. Agak ngeh sama maksud rajanya, Davos awalnya protes dan menanyakan apakah tidak ada cara lain yang lebih bersih (???), yang dijawab lempeng oleh Stannis, “cara bersih ga bakal bikin menang”. Uuuuuu I see what u did there, Stan!

Davos kemudian melaksanaan misinya dan menyelundupkan si lady in red ke pesisir yang cukup dekat dengan perkemahan Renly. Dan di sanalah, tepatnya dalam sebuah gua kecil, si Melisandre mendadak berutnya dah buncit keik bumil..

dafuq #again ?? keringatdingin

dan melahirkan secara live di depan Davos yang menyaksikan dengan tatapan horror..

doubledafuq?? keringatdinginkeringatdingin

..dan yang lahir bukan dede bayi nan menggemaskan ya, tapi sesosok bayangan hitam menyerupai manusia (inget ya, mukanya keik Stannis) yang kemudian menguap ambyar..

tripledafuq???? keringatdinginkeringatdinginkeringatdingin

———————————————————————

Sementara itu, di dalam tendanya, Renly sedang berbincang dengan Lady Stark, sementara Brienne membantunya melepaskan baju zirahnya. Saat itulah, tiba-tiba ada angin ngga wajar masuk, dan dalam sekejap menjelma menjadi bayangan tripledafuq tadi tepat di belakang Renly, menusuk jantungnya dari belakang, dan menguap sebelum siapapun -bahkan Renly sendiri- bisa bereaksi apa-apa.

#ULTRAMEGAOMEGADAFUQ???????!!!!!! apwah

Sedetik kemudian..

Catelyn: #shocked (dalam hati) WTF IS DAT STUFF??? <<<ngarang

Brienne: #ngejerit “NOOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!” #sambilnangkeprenly

Saya: #ikutngejerit “NOOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!” tidaaaaak

(Really, me & Brienne just performed a duet, lol)

cz02 (((sobbing time dipersembahkan oleh: Stannis & Co. Patut diingat ya, membunuh dengan bayangan itu heroik #sarcasm)))

Dan itulah akhir riwayat hidup Renly. Nyebelin banget kaaaan, matinya ngga wajar gitu! #gakrela. emoooh

Aftermath: Sebagian besar pasukan Stormlands yang dalam kebingungan kemudian “dirampas” secara agak terpaksa oleh Stannis keesokan paginya, ketika dengan gagahnya dia memasuki perkemahan Renly setelah membunuhnya dengan sangat ksatria #anothersarcasm. Sedangkan pasukan dari The Reach dibawa kembali oleh klan Tyrell ke Highgarden. Davos melaporkan pada Stannis bahwa begitu banyak yang berduka atas kematian Renly yang mendadak, yang lagi-lagi cuma mendapat jawaban lempeng dari Stannis:

“Cuma orang bodoh yang meratapi kepergian orang bodoh,”

Stannis

speechless

speechless

speechless

WTF STFU STANNIS I HATE YOUUUUUU!!!!! ggrraaah

———————————————————————

Reaksi Internal:

Brienne broken down. Dia menyesal tidak sanggup menyelamatkan Renly ketika pembunuhan mistis itu terjadi. Dia baru bisa sekaliiii saja menyentuh raja yang amat dicintainya, itupun saat menangkap tubuh Renly yang jatuh tersungkur setelah KO tertikam makhluk astral. Lebih dari itu, dia dituduh sebagai pelaku pembunuhan dan diserang oleh Kingsguard yang lain, yang terpaksa dibunuhnya ketika membela diri. Demi keamanan mereka, dia bersama saksi hidup lain, Catelyn Stark, kemudian pergi meninggalkan perkemahan. Kelak, ketika bertemu kembali dengan Margaery di King’s Landing, Brienne mengutarakan janjinya untuk membalaskan dendam atas kematian Renly. Such a loyalty.

Margaery sangat sedih, bukan cuma karena suaminya yang tampan sudah mati (bahkan di samping jasad suaminya Margaery masih memuji ketampanannya, hiks), namun juga karena Renly meninggal tanpa memberi keturunan. Motif utama keluarga Tyrell memang menjadikan Margaery sebagai ratu dari Seven Kingdoms, sih. Sangat politis, tapi mutualisme.

Loras ngamuk. Dia yakin bahwa bukan Brienne pelakunya, tapi Stannis, karena cuma dialah yang paling diuntungkan dengan kematian Renly #tebakanjitu. Di depan jasad kekasihnya, dia bersumpah akan membalaskan kematiannya. Tadinya dia mau langsung menghadapi Stannis, namun atas saran Margaery dan Littlefinger, Loras diminta kembali dulu ke Highgarden karena jika dia ikut mati, dia tidak akan bisa membalaskan dendamnya dari balik kubur. Maka sebelum Stannis dan pasukannya tiba, dia membawa pergi pasukannya — dan mereka yang setia pada Renly — pulang ke The Reach. Btw jenazah Renly juga dibawanya untuk dimakamkan di tempat rahasia mereka berdua di Highgarden, bisa gawat kan kalau tubuh Renly sampai ke Stannis dan penyihir apinya yang eksentrik itu. Bisa-bisa malah dibakar dijadikan persembahan. Hiiiiiy~ surem.

———————————————————————

Oke, kali ini sampai disini dulu yak. Tadinya emang niatan mau diselesaiin sekalian di part 2 ini tapi apadaya saya malah #kebanyakancurcol. sweating-onion-head-emoticon

Besok kita bakal bahas soal plus & minus dari karakter bang Renly ini, dan personal judgement saya kenapa dia jadi #MyFavChara dari serial ini. <<< sesuatu yang seharusnya jadi inti dari pembahasan bagian pertama namun ya itu tadi, sayanya malah keasikan curcol sih #tapisayabutuh.

TO BE CONTINUED (((AGAIN)))

_______________________________

###Note: Gambar2 dalam artikel ini diambil dari screenshoot beberapa adegan dari seri GoT, digunakan untuk memperjelas narasi dalam artikel ini saja. Cheers 🙂

#MyFavChara: Renly Baratheon (Game of Thrones) part 1

Selamat malaam! metpagi

Malam ini saya mau bahas2 soal karakter favorit nih. Kalian suka nonton serial Game of Thrones? Yup, serial ala ala medieval produksi HBO yang diadaptasi dari novel karya GRRM ini emang ketjee badaaai, seru gak ketulungan, dan (((warning))) bikin patah hati.

Yep. Patah hati buk. Because all of your favorite characters will die! #sobs nangis

Anyway ijinkan saya malam ini untuk meratapi membahas tokoh favorit saya di serial ini. Yup, karena saya belum pernah baca novelnya GRRM jadi penilaian saya hanya berdasarkan pengamatan saya terhadap serialnya (and a little bit from his wiki) saja yaa.

.

..

cheerleadingcheerleadingcheerleading

((((musik intro yang epik — udah bayangin aja baca ini sambil dengerin openingnya GoT))))

(((Buat yang baru mulai nonton season 1 ato 2, AWAS SPOILERRR!!!)))

MyFavChara di serial GoT adalah (King) Renly Baratheon. Dalam serial ini sosoknya diperankan oleh aktor Inggris Gethin Anthony.

Kita mulai bahas dari riwayat hidup ya 😀

Renly adalah yang termuda dari 3 bersaudara Baratheon, dimana kakak tertuanya, Robert Baratheon, adalah raja dari Seven Kingdoms setelah berhasil menggulingkan Dinasti Targaryen dari Iron Throne. Pada waktu Robert dan pasukannya berperang melawan Targaryen, Renly masih anak kecil, sehingga sengaja diamankan  agar tidak dijadikan sandera oleh pihak musuh. Setelah peperangan usai dan Robert menjadi raja, Renly diberi tanah kekuasaan di Stormlands, yang mana merupakan wilayah kedudukan keluarga Baratheon sebelum perang. Setelah cukup umur, Renly juga diberikan tempat di dewan kecil istana sebagai Master of Law.

tumblr_llak5mlTzN1qis07wo1_500_ed

Totally a palace heatrthrob, he was.

Di kalangan istana, Renly populer karena dia orang yang ramah dan menyenangkan, tanpa perlu menyebutkan selera berpakaiannya yang cakep (dan orangnya memang cakep *ehem!*). Kepribadian yang bertolak belakang dengan kakak keduanya, Stannis, yang kata Loras berkepribadian “seperti lobster”. Katanya sih, kalau di buku Renly sering nge-troll kakaknya yang ultra kaku itu, dan hubungan mereka emang ga akur. Tapi kalau di serialnya, hubungan antara Renly & Stannis sebelum Perang Lima Raja tidak diperlihatkan, meskipun kelak Renly sempat mengatakan kalau dia “pernah” menyayangi kakaknya itu. Tolong kata “pernah” diberi garis bawah. Sudah? Cakep.

Hubungannya dengan kakak tertuanya, King Robert juga agak renggang, karena King Robert lebih mementingkan kesenangannya sendiri. Jangankan adiknya apalagi dewan istana, permaisurinya aja ditinggal teruuus. Yang tidak disenangi Renly dari Robert adalah sesumbarannya mengenai hubungannya dengan banyak wanita, dan ketika Robert menyindir Renly soal hubungannya dengan perempuan, Renly jadi tersinggung karena.. umm.. Renly secara seksual tidak terpengaruh dengan stimulasi dari kaum perempuan. Simpulkan sendiri. Renly juga merasa tidak senang ketika baik salah satu ataupun kedua kakaknya meremehkannya karena dia belum pernah ikut berperang.

Daan, berhubung dengan kata-kata yang dicetak miring di paragraf atas, alih-alih bermain lusinan gadis seperti kakak tertuanya, Renly justru diam-diam menjalin cinta terlarang dengan salah satu pengawalnya, Ser Loras Tyrell (diperankan oleh Finn Jones). Toh meskipun sudah diam-diam, tampaknya sudah banyak yang menduga-duga mengenai orientasi seksual Renly, dapat dilihat dari percakapan maupun sindiran dari beberapa karakter lain dalam serial ini (e.g Petyr Baelish, dan bahkan kakaknya sendiri). Bagaimanapun, meski tidak tertarik pada perempuan, Renly mengerti cara menghargai mereka. Tapi kita bahas itu nanti.

Ketika King Robert sekarat, Renly dengan percaya diri menawarkan bantuan 100 pasukan kepada Hand of The King pada waktu itu, Ned Stark, untuk “mengamankan” Queen Cersei dan memisahkannya dari anak-anaknya. Renly begitu yakin karena dia tahu, bahwa jika dibiarkan terlalu lama, maka keberadaan Cersei amatlah sangat membahayakan, disamping rahasia umum kalangan istana bahwa Joffrey, putra sulung Cersei, adalah monster. Naik tahtanya Joffrey, dengan didampingi ibunya yang sepedes cabe, adalah sebuah malapetaka besyaaar. Disisi lain, kakak keduanya Stannis saat itu masih ngendon, ngilang, bertapa (?) dan mengisolasi dirinya sendiri di kastilnya di Dragonstone. Jelas dia bukan sosok yang bisa diandalkan pada situasi genting semacam itu. Renly berargumen bahwa kakaknya Stannis sama sekali “tidak menginspirasi belas kasih dan kesetiaan”, dan karena itu, dia siap untuk menjadi raja. Namun Ned Stark menolak mentah-mentah saran Renly, dengan argumentasi bahwa dirinya tidak ingin merusak saat-saat terakhir Robert dengan menahan kanak-kanak. Disisi lain, Ned beranggapan bahwa Stannis adalah pengganti Robert yang sah secara alur kerajaan (Ned sudah tahu bahwa Joffrey dan adik-adiknya adalah anak haram Queen Cersei dengan Ser Jaime, bukan putra Robert, sedangkan Renly sama sekali tidak mengetahui soal anak haram itu) dan lebih memilih untuk mengirimkan surat yang memberitahukan perihal masalah suksesi tersebut ke Stannis, yang berada nun jauh di sebelah sanaaaaaaaaaaaaa (tunjuk Dragonstone).

Tertundanya aksi Stark (Dragonstone jauh buk, belum kalo delay. <<<Emang pesawat??) memberi keuntungan lebih pada Cersei, dan benar saja, begitu King Robert wafat, Cersei langsung mengangkat putranya Joffrey sebagai raja dengan kekuasaan penuh. Bagaimana reaksi Renly? Begitu mendapat penolakan dari Ned Stark, Renly, Loras, dan pengikutnya bergerak cepat untuk mengungsi ke selatan, sejauh mungkin dari King’s Landing. Sebuah tindakan yang beralasan, karena Joffrey + Cersei = Nightmare <pakek bold>. Ketika Ned mengajukan keberatan dan menunjukkan surat wasiat Robert yang menunjuknya sebagai pendamping Joffrey sampai dia ukup umur, Cersei dengan gampangnya merobek surat itu, dan menawan Stark. Ned Stark adalah orang yang sangat baik dan sangat taat terhadap hukum, namun sayangnya dia terlalu meremehkan Cersei, dan Joffrey. Dia akhirnya baru betul-betul menyadari hal tersebut, ketika Joffrey dengan sadis dan senyum ceria pepsod*nt memerintahkan dia untuk dihukum penggal (dan entah surat Ned sudah sampai ke Dragonstone atau belum pada waktu itu terjadi).

———————

Margaery-and-Renly-margaery-tyrell-30605705-821-575

King Renly I & Queen Margaery

Di season dua, Renly kembali sebagai seorang raja tandingan bagi klaim Joffrey. Dia rupanya mendapat dukungan dari keluarga kekasihnya, klan Tyrell, yang menguasai wilayah yang cukup besar di The Reach. Dia diangkat sebagai raja (King Renly I), dan menikah dengan saudari Ser Loras, Margaery Tyrell. Bisa dibilang, Margaery (diperankan oleh Natalie Dormer) adalah “the hottest lady in all seven kingdoms”, meskipun hal tersebut tidak begitu mempengaruhi Renly, karena toh dia tidak nampak.. err.. terstimulasi dengan hal itu. Dua minggu sejak pernikahan rupanya Margaery sama sekali belum disentuh oleh Renly, sampai dia sendiri gemas dan membujuk Renly, bahkan dia rela, kalau perlu, mengajak Loras juga dalam kegiatan sakral mereka hanya agar Renly bisa terstimulasi. Margaery sadar juga rupanya. Dan Renly bukannya tidak suka pada Margaery, dia memperlakukan Margaery dengan baik dan sayang. Namun apa daya, urusan bawah sudah tidak ada kompromi lagi baginya (perhatikan ekspresi Renly waktu dicium Margaery, dijamin bikin geleng2 kepala).

Penghargaan Renly terhadap wanita juga ditunjukkan kepada Lady Catelyn Stark, janda Ned Stark, dan Brienne of Tarth. Brienne adalah seorang petarung wanita yang saking maskulinnya sampai ngga keliatan seperti wanita, dan dia banyak dicemooh karena itu. Renly adalah salah satu dari beberapa orang (selain Catelyn Stark dan kelak, Jaime Lannister) yang bisa mempercayai Brienne dan memperlakukannya dengan baik, bahkan menjadikannya sebagai salah satu Kingsguard, pasukan elit pengawal raja. Kepercayaan dan attitude Renly pada Brienne membuahkan cinta dan loyalitas luar biasa yang ditunjukkan Brienne kepadanya, bahkan setelah kematiannya.

Sedangkan Catelyn datang pada Renly untuk mengajak kerjasama dengan putranya, Robb Stark (yang diangkat oleh pasukannya sebagai raja juga) untuk menghancurkan kekuasaan Lannister yang sudah terlanjur bercokol pada Iron Throne. Ada saat ketika Brienne menegur Catelyn karena tidak memanggil Renly dengan panggilan formal “Yang Mulia”, namun Renly menghormati Catelyn sebagai Lady Stark dan meminta hal tersebut tidak perlu dipersoalkan. Pada Catelyn, Renly bersumpah apabila dia berhasil merebut King’s Landing, dia akan membawakan kepala Joffrey untuknya. Dia juga setuju untuk berekonsiliasi dengan klan Stark bahkan menambah wilayah mereka hanya jika Robb mau mengakui dia sebagai raja di Seven Kingdoms. Catelyn bersumpah bahwa putranya sama sekali tidak berniat menduduki tahta Iron Throne, secara tidak langsung menegaskan bahwa pembelotan putranya adalah reaksi atas pembunuhan Ned. Mereka pun sepakat untuk bersekutu.

———————

Dan saat itulah sang lobster baru muncul dari sarangnya..

———————

TO BE CONTINUED

###Note: Gambar2 dalam artikel ini diambil dari screenshoot beberapa adegan dari seri GoT, digunakan untuk memperjelas narasi dalam artikel ini saja. Cheers 🙂

[#BedahLagu] [PG] Five Night at Freddy’s 2 Song: “It’s Been So Long” by The Living Tombstone

Selamat siaaang! metpagi

Hari ini memperkenalkan rubrik baru di our new, revamped blog! It’s [BahasLagu] time! Yaay! Sebenernya ini tjuma pemekaran dari rubrik yang ada sebelumnya yaitu [Karaoke], tapi bedanya disini kita akan mengupas liriknya setjara lebih mendetil! Okay, let’s go!


PERINGATAN: LAGU INI DAN PEMBAHASAN YANG MENGIKUTINYA MENGANDUNG KISAH YANG MENURUT PENULIS KURANG PANTAS BAGI ANAK-ANAK. BIMBINGAN DAN PENDAMPINGAN ORANG TUA DIPERLUKAN APABILA ANAK-ANAK DIBAWAH USIA DEWASA INGIN MENELUSURI KONTEN INI. 

(Setiap konten dalam blog ini dengan imbuhan [PG] memiliki klasifikasi yang sama.)


IT’S BEEN SO LONG

by: The Living Tombstone

I dunno what I was thinking, leaving my child behind

Now I suffer the curse and now I am blind

With all this anger, guilt, and sadness coming to haunt me forever

I can’t wait for the cliff at the end of the river

.

Is this revenge I am seeking, or seeking someone to avenge me

Stuck in my own paradox I wanna set myself free

Maybe I should chase and find before they’ll try to stop it

It won’t be long before I’ll become a puppet

.

Reff:

It’s been so long, since I have last seen my son lost to this monster

to the man behind the slaughter

Since you’ve been gone, I’ve been singing this stupid song so I could ponder

the sanity of your mother

.

I wish I lived in the present, with the gift of my past mistakes

But the future keeps luring in like a pack of snakes

You sweet little eyes, your little smile is all I remember

Those fuzzy memories mess with my temper

.

Justification is killing me, but killing isn’t justified

What happened to my son I’m terrified

It lingers in my mind and the thought keeps on getting bigger

I’m sorry my sweet baby, I wish I’ve been there

.

[Reff]


Oke, jadi kalo kalian udah dengar lagunya, lagu ini temanya agak dark dan sedih, karena lagu ini bertjerita tentang kesedihan seorang ibu yang anaknya terbunuh ((err well, okay, lebih tepatnya dibunuh)). Sedangkan kalo kalian perhatikan videonya, bakal keliatan banget kalo lagu ini bertjerita lebih dalam mengenai latar belakang terjadinya peristiwa horror di Freddy Fazbear’s Pizzeria. Yeah, this one is FNAF-related ((batjajudulwooy)), dan memang ditulis untuk FNAF 2. Tjakep.

Oke nurses, mari kita mulai bedah lagu ini!

Bait 1:

I dunno what I was thinking, leaving my child behind

Now I suffer the curse and now I am blind

With all this anger, guilt, and sadness coming to haunt me forever

I can’t wait for the cliff at the end of the river

Seorang ibu (karena vokal adalah suara wanita) mengungkapkan penyesalannya karena meninggalkan anaknya (di video ditunjukkan dengan keasikan berbitjara di telepon sehingga anaknya merasa terabaikan dan pergi). Hal tersebut, ternyata berujung tragis. Tragis karena si ibu kemudian menungkapkan bahwa dia terkutuk (cursed) dan bahkan “buta”. Dihantui oleh rasa bersalah, sedih, dan marah karena apa yang terjadi kemudian, dia kemudian menyatakan bahwa dirinya “tidak sabar untuk berada di atas tebing di ujung sungai”. Apakah si ibu kemudian bunuh diri?

Bait 2:

Is this revenge I am seeking, or seeking someone to avenge me

Stuck in my own paradox I wanna set myself free

Maybe I should chase and find before they’ll try to stop it

It won’t be long before I’ll become a puppet

Si ibu tadi (arwah?) kemudian memutuskan untuk balas dendam, atau mentjari orang lain untuk membalaskan dendamnya, karena si ibu terjebak dalam “kutukan” (rasa bersalah, kesedihan, kemarahan) yang masih membelenggunya. Terdapat sedikit misteri dalam kalimat sebelumnya: dia menyesal kenapa dia dulu tidak mengejar dan menemui (apa?) sebelum mereka (siapa?) mentjoba menghentikannya (apa?). Yang menjadi kuntji adalah akhir bait ini, dimana si ibu mengakui bahwa tidak lama setelah itu dia akan menjadi “puppet”.

Bait 3:

I wish I lived in the present, with the gift of my past mistakes

But the future keeps luring in like a pack of snakes

You sweet little eyes, your little smile is all I remember

Those fuzzy memories mess with my temper

Si ibu berharap bahwa dia “hidup di masa ini”, seolah menegaskan bahwa si ibu tadi memang sudah mati (dan sudah menjadi “puppet”?) dengan hasil dari kesalahannya di masa lalu (mengabaikan anaknya?), tetapi masa depan (?) tetap menghantuinya bagai sekumpulan ular. Dia pun kembali mengingat wajah dan senyuman putranya, dimana kenangan itu mengaduk-aduk emosinya

Bait 4:

Justification is killing me, but killing isn’t justified

What happened to my son I’m terrified

It lingers in my mind and the thought keeps on getting bigger

I’m sorry my sweet baby, I wish I’ve been there

Disini si ibu mengeluh ((dan menuut saya adalah line paling ketje di seluruh lagu ini!)): “kebenaran ini membunuhku, tapi pembunuhan tidak dibenarkan” (apakah si ibu berusaha menyatakan bahwa si pembunuh belum dihukum?), dan dia merasa sangat ketakutan atas pembuhan yang terjadi pada putranya. Ketakutan tersebut merasuki pikirannya dan pikiran akan ketakutan (atau untuk balas dendam?) semakin membesar, dan kembali si ibu meminta maaf pada putranya, menyesali mengapa dirinya tidak berada disana (untuk menyelamatkan putranya?).

Reff:

It’s been so long, since I have last seen my son lost to this monster

to the man behind the slaughter

Since you’ve been gone, I’ve been singing this stupid song so I could ponder

the sanity of your mother

SI ibu menyatakan bahwa telah lama semenjak dia melihat putranya, yang kemudian hilang di tangan “monster” yang tidak lain adalah pembunuh yang telah membunuh putranya. Dua kalimat berikutnya merupakan kalimat yang ditujukan pada putranya: sejak kau pergi, aku terus menyanyikan lagu bodoh ini sehingga aku bisa mengenapkan kewarasan ibumu. 


Whoa, lagu yang dalem. Sekarang saatnya kita analisa hasil dari pembedahan kita, nurses! Berhubung lagu ini memang ditujukan untuk FNAF 2, mari kita hubungkan dengan alur tjerita FNAF dan tentu saja, video yang mentjeritakan lagu ini.

Seorang ibu yang asik menelepon mengabaikan anaknya yang meminta perhatian (atau boneka Golden Freddy yang dipegang si ibu), sehingga anaknya pergi dan masuk ke Fazbear’s Pizza. Dia dan anak-anak lain disana sangat senang dengan atraksi animatronik yang ada disana, dan mengikuti Freddy membagikan kue ke anak-anak, sementara ibunya yang menyadari putranya tidak bersamanya, berusaha mentjari meski tanpa hasil. Si anak kemudian mengikuti Freddy ke sebuah ruangan dengan empat anak lain, tapi tiba-tiba pintu tertutup dan kostum Freddy terbuka. Bersembunyi dalam kostum Freddy adalah purple guy alias sosok misterius yang kemudian entah untuk alasan apa, membunuh kelima anak yang ada disana, termasuk putra si ibu tadi.

Tidak dijelaskan apa yang dilakukan purple guy kemudian, tapi yang jelas tubuh-tubuh korbannya dibiarkan di suatu tempat, mungkin masih bagian dalam Pizzeria (apakah purple guy adalah salah seorang staf??), karena kemudian muntjul sang Puppet memberi “hadiah” pada empat anak dan kemudian memasangkan topeng dari tokoh-tokoh animatronik pada tubuh-tubuh tak bernyawa mereka. Ada 1 frame yang berlalu sangat tjepat, dimana Puppet hanya memandang pada tubuh anak kelima (ya, putra si ibu) kemudian meneteskan air mata (Puppet tidak memberikan “hadiah” pada jasad anak tersebut). Setelah Puppet menghilang, empat jasad anak yang tadi diberi “hadiah” menjadi animatronik yang kemudian roaming dengan bebasnya. Animatronik Freddy kemudian membawa jasad anak kelima ke sebuah tempat, dimana kostum Golden Freddy disimpan. Tamat.

Oke, dari penjelasan visual dan liriknya, kamu bisa berkesimpulan satu hal: Puppet adalah si ibu, yang telah bunuh diri (terjun dari tebing?). Itu adalah pengakuan si ibu sendiri dalam lirik lagu ini. Karena emosi dan dendam yang begitu luar biasa, dia tidak bisa tenang dan merasuk ke dalam puppet. Hadiah yang diberikan darinya pada empat anak yang lain tidak lain adalah “hidup baru”, atau dengan kata lain, memasukkan jiwa-jiwa mereka kedalam empat animatronik yang ada di pizzeria (digambarkan dengan memasangkan topeng pada mereka). Untuk apa? Jawabannya ada di lirik bait 2: untuk membalaskan dendamnya. Dan si ibu aka puppet sendiri, masih tenggelam dalam emosinya yang tak terbendung. Dalam reff, dia berkata bahwa dia senantiasa menyanyi untuk menahan kewarasannya. Sekarang tjoba kita hubungkan dengan FNAF 2, dimana puppet baru akan menyerang apabila music box di ruangannya mati, dan karena itulah kamu harus senantiasa memutar kotak musik disana agar senantiasa berbunyi. Make sense kan? Itu karena apabila music box berhenti, puppet juga berhenti menyanyi dan sanity-nya akan berubah menjadi insanity. Emosi negatifnya akan kembali dan membuatnya mengamuk keluar dari kotak serta menyerang manusia yang ada disana.

Sementara itu si anak, tidak diberi “hidup” sebagai animatronik, namun oleh animatronik kemudian dimasukkan ke dalam kostum kosong Golden Freddy, tokoh favoritnya (ingat adegan awal ketika si anak ingin meraih boneka Golden Freddy dari si ibu?). Karena jiwanya tidak disusupkan dalam animatronik, Golden Freddy tidak bisa berjalan setjara fisik layaknya animatronik lain. Dia muntjul dan lenyap begitu saja seperti hantu, dalam kondisi lunglai, seperti tubuh yang tergeletak. Dan kalau kalian ingat pesan yang sering keluar saat Golden Freddy muntjul: IT’S ME. Yap, that’s definitely him.

Kesimpulan akhirnya, semua kengerian di Fazbear’s Pizza bermula dari sini, dimana Puppet setjara tidak langsung mengendalikan empat animatronik di restoran untuk mentjari dan membalaskan dendam pada pembunuhnya, siapapun itu. Itulah mengapa animatronik menyerang manusia (dewasa) pada malam hari. Kesimpulan ini masih sesuai dengan tjukilan berita yang akan player terima dalam game (FNAF) bahwa sebelum animatronik bertingkah aneh, terjadi pembunuhan dimana ada lima anak yang dibunuh oleh seseorang yang memakai kostum Freddy, namun kemudian tubuh-tubuh korban menghilang entah kemana. Latar belakang yang mengejutkan!


Oke mungkin segitu dulu untuk [BahasLagu] kali ini, waaw panjang eh! Tjoba kalo nulis skripsi bisa seasik ini ya, hihi. Anyway, buat kalian pembatja yang udah punya anak apalagi seorang ibu, jagalah buah hati kalian baik-baik. Dan buat anak pun, tjintailah kedua orang tua kalian, karena tjinta kasih mereka pada kalian itu tanpa batas! Sudahkah kalian berterima kasih pada ibu kalian hari ini? Selamat hari ibu! See ya in the next post!

dadah

Gajenews#005: Tampilan Baru!!

gajenews

Mr. Shan: metpagiSelamat malam pemirsa!

Ms. Ciga: smoochieSelamat malam! #tjup

Mr. Shan: semangatSetelah sekian lama akhirnya kita berdua kembali muntjul di blog ini, bukan begitu Ciga?

Ms. Ciga: ngarepBenar sekali Shan..

Mr. Shan: terharuDan saya sempat terpikir bahwa episod 004 yang udah lebih dari setahun lalu adalah episod terakhir kitaa..

Ms. Ciga: nangisBenar sekali Shan.. #hiks

Mr. Shan: ingaingaTapi malam ini ada yang berubah dari studio kita, bukan begitu Ciga?

Ms. Ciga: ingaingaBenar sekali Shan..

Mr. Shan: nananaApa tidak ada perkataan yang lain?

Ms. Ciga: innofacetunggu.gue.belum.selesai.ngo-mong.

Mr. Shan: keringatdinginOk ok, silakan lanjutken!

Ms. Ciga: ingaingaBaiklah pemirsa, malam ini situsblogswa! mengalami perubahan sedikit yaitu pada..

Mr. Shan: bye2-onion-head-emoticonTemplatenya baruuu!!

Mr. Shan:muahahahaha

Ms. Ciga:tonjokkicked1-onion-head-emoticon

Ms. Ciga: ingaingaBaiklah pemirsa, saya lanjutkan lagi yaa..

Mr. Shan: dead-onion-head-emoticon

Ms. Ciga: ingaingaJadi memang terdapat sedikit perubahan pada template, dikarenakan admin blog ini ingin ((buangsiyal)) me-refresh blognya dengan tampilan baru..

Mr. Shan: sweating-onion-head-emoticonWah menarik sekali, semoga para pengunjung bisa beradaptasi dengan lantjar ya dengan tanpilan baru ini..

Ms. Ciga: waiting-onion-head-emoticonBenar sekali. Jika sempat, mohon beri komentar kalian untuk tampilan baru kami ya!

[Together]: cute1-onion-head-emoticongongxiSelamat malaam!

~~~piiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiipp~~

The Most Frightening Animatronic in FNAF!

Selamat siaaang!

metpagi

Hari ini saya masih mau bahasbahas lagi soal FNAF nih. Topik yang mau saya bahas kali ini adalah satu sosok animatronik yaang, meskipun saya belum pernah mainin game ini setjara langsung ((karena you know lah, kalo mau beli di steam musti pake kartu kredit dan itu not obtainable banget buat mahasiswa tanpa penghasilan gede seperti saya ini huhu)) tapi menurut saya paling serem sampe pernah bikin gabisa tidur! #lebay

So, please meet one of my nightmare..

Mbak Chica!! :v

Jadi mbak chica ini (yes, she’s supposed to be the female one in the gang) setjara fisik diwujudkan sebagai ayam kuning. Di showstage, doi bakal ikut nyanyi2 bareng oom freddy sambil bawa atribut khasnya yaitu sepiring cupcake (yang kemudian ditaruh entah dimana waktu dia mulai bergerak padamu). Dia juga memakai tjelemek putih berhias confetti yang bertuliskan “LET’S EAT!”. Eat apa? Cupcake? Pizza? Bukan. Tapi kamu.

Okay, jadi apa sih yang begitu mengerikan dari dia? Aneh aja. Tatapannya agak derpy gitu, tapi malah bikin serem. paruhnya yang bergigi, atau fakta tragis bahwa doi ga bisa mingkem. hrrrrr.

Iya iya mbak maap mbak becanda doang adududuh T_T

Dalam pergerakannya sendiri, biasanya simbak ini ngilang dari stage beberapa saat setelah Bonnie. Dan meskipun rute yang ditempuhnya ke ruangan kamu tidak jelas, tapi dia selalu mentjungul dari pintu kanan, setelah sebelumnya pasang pose dulu di balik jendela. Tipikal tjewe pemalu nih. Hihi.

Entahlah, bagi saya ((yang kebanyakan nonton video fnaf di yutub #abaikan)) mbak Chica ini yang paling serem. Alasannya sendiri ga tau kenapa dan justru karena itu malah jadi tambah serem T_T #tabokpipisendiri

Tapi seserem-seremnya doi di FNAF, masih ada yang lebih serem di FNAF 2. Apakah itu Toy Chica (Chica versi baru yang menggantikan Chica lama yang udah usang)? Bukan. Toy Chica ngga serem loh, bahkan meskipun dia ngelepas paruh dan bola matanya waktu dia ngejar kamu..

‘Nuff said. Lovely!

“Kalo saia bang?”

#mlipir

Yep, yang lebih seram dari Chica di FNAF adalah Chica yang sama, di FNAF 2. Disini dia bener2 sudah usang, kedua ujung tangannya hilang, kostumnya bolong-bolong dan mboh piye tjarane semakin nggak bisa mingkem. Horror! Kontras banget sama Toy Chica yang ulalaa..

Hae beeeb, ngapain disana? tjari aku yah? 😉

“Kalo saia bang?”

#pistolmanapistoool T__T

Err.. kayanya segini dulu eh, doi semakin mendekaat O_O. Btw semua gambar yang ada di post ini diambil dari wiki FNAF (link asli) and if you’re interested, you can visit the wiki here. Oiya, tirai jendela kamu kayanya kebuka tuh, tjoba dicek dulu sana, siapa tau..

..

..

..

..

..

SH*T.

See you in the next pooost!!

nangiskejer

[#unofficialteaser] Sinopsis Muhtesem Yuzyil (King Sulaiman) Episode 1

Tjerita dimulai pada tahun 1520 di Manisa, sebuah daerah setingkat provinsi di Ottoman yang secara tradisional menjadi tempat bagi putra mahkota kesultanan untuk belajar memerintah. Ketika Sehzade (Pangeran) Suleyman ((diperankan oleh Halit Ergenç)) beserta pengiringnya berburu di hutan, tiba-tiba datang utusan dari Vezir-i Azam (Perdana Menteri) Piri Pasha yang berada di ibukota Istanbul. Utusan tersebut membawa seputjuk surat yang isinya menyatakan bahwa ayahanda Suleyman, Sultan Selim I, telah wafat, dan karenanya putra mahkota diharapkan segera kembali ke ibukota. Segera setelah Suleyman membatja surat itu, para pengiringnya pun membungkuk memberi hormat pada (tjalon) sultan mereka yang baru.

Sekarang kita berpindah ke tempat lain yang jauh sekali dari Manisa, tepatnya di sebuat pemukiman di Ukraina. Alexandra ((diperankan oleh Meryem Uzerli)) sedang mengikuti kebaktian di gereja bersama dengan keluarga dan kekasihnya, Leo. Mereka berentjana untuk segera menikah. Ayah Alexandra adalah pendeta yang memimpin kebaktian tersebut. Semua berjalan lantjar dan damai hingga pintu gereja mendadak terbuka lebar. Seseorang berteriak, “Serangan Tartar!!”, dan kepanikan pun terjadilah. Kaum tartar menjarah, membunuh, dan mengatjau. Alexandra harus menyaksikan sendiri keluarganya terbunuh dalam tragedi itu, kekasihnya dibawa pergi oleh Tartar, sementara dia sendiri ditjulik. Semua kedamaian dan bahagia yang ia rasakan, lenyap.

MY-1-1

Sementara itu di Istanbul, Suleyman bertemu kembali dengan ibunya, sang Valide Ayse Hafsa Sultan ((diperankan oleh Nebahat Çehre)) dan adiknya Hatice Sultan ((diperankan oleh Selma Ergeç)). Tidak lama, penobatan Suleyman dimulai. Dirinya kini setjara resmi diangkat menjadi Sultan dari seluruh wilayah Ottoman yang kesepuluh (sekaligus Khalifah bagi umat muslim). Tidak lama setelah itu, berita tersebut sampai ke telinga Paus (saat itu ialah Paus Clement VII) yang bertahta di Vatikan..

……………………………………

Dalam sebuah kapal yang sedang melayari derasnya terjangan ombak Laut Hitam, Alexandra bersama gadis-gadis lain masih berwajah duka. Mereka semua adalah gadis-gadis hasil pentjulikan kaum Tartar yang kemudian dijual di pasar budak. Mereka kemudian terjual pada utusan dari Ottoman, yang mengirim mereka langsung ke Istanbul untuk menjadi budak di harem. Di antara gadis-gadis tersebut terdapat Maria ((diperankan oleh Burcu Tuna)), salah seorang teman Alexandra yang juga ditjulik dan menjadi budak. Di dalam kapal, Alexandra menjadi sangat liar. Dia bahkan berani meludahi awak kapal dan mengantjam mereka dengan pisau. Maria berusaha menahannya, tapi Alexandra masih kalap. Kewalahan, awak kapal tersebut akhirnya mengikat Alexandra ke tiang sementara Alexandra dalam bahasa aslinya menyumpahi Ottoman beserta penguasanya agar mereka hantjur seluruhnya.  Ikatan tersebut akhirnya dilepas ketika kapal mereka mendekati Bosphorus, selat yang menghiasi sisi berair dari Ibukota Istanbul. Ketika Alexandra melangkah menuju jendela kabin, dia dapat melihat langit malam Istanbul yang tjerah sedang berhias oleh sebuah pertunjukkan kembang api yang sangat indah, yang diluntjurkan untuk merayakan naik tahtanya Sultan Suleyman. Kembang api yang sama sedang dilihat oleh sang sultan di balkon istananya, bersama sahabat sekaligus ajudannya, Pargalι Ìbrahim ((diperankan oleh Okan Yalabιk)). Tidak lama kemudian datanglah Vezir-i Azam Piri Pasha, yang datang membawakan cincin stempel kesultanan.

MY-1-2

Sementara itu di harem, budak-budak baru sudah tiba, termasuk Alexandra. Mereka sedang diperiksa oleh seorang Hatun senior, Daye Hatun. Saat pemeriksaan, kembali Alexandra berulah. Akibatnya, terjadilah keributan yang kemudian didengar oleh Valide Sultan. Valide kemudian memerintahkan orangnya untuk membawa Alexandra ke hadapannya. Ketika dihadapkan pada Valide, Alexandra sadar bahwa dirinya sedang berada di hadapan orang yang berkuasa, karena itulah dirinya memohon pada Valide agar dia dia dibebaskan atau dibunuh saja karena dukanya. Namun Valide (dalam bahasa Slavic yang fasih) menegur Alexandra, bahwa semenjak dia menjadi budak di Istana Topkapι maka dia menjadi properti milik Sultan, sehingga yang berhak memutuskan hidup dan matinya disana hanyalah Sultan dan Valide sendiri. Namun Valide nampaknya tidak mau repot-repot menghukum mati budak baru, dan dia pun meminta orangnya untuk membawa Alexandra pergi dan kembali berkumpul dengan teman-teman budaknya yang lain..

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Well, how was that? Interesting enough, huh? Sementara segini dulu yaa gaes, haha

cz13

Apakah yang akan terjadi pada Alexandra? Bagaimana Sultan baru Ottoman menjalankan tugasnya? Penasaran? Tell me if you want more! 😉 Anyway, kalo emang penasaran jangan lupa untuk tonton versi dub indonya di ANTV mulai tanggal 22 December jam 21:30 WIB! Selamat malam!

dadah

Understanding Foxy (FNAF)

Selamat siang! image Hari ini saya mau bahas salah satu tokoh dari game horror yang ngehits di tahun ini: Five Nights at Freddy’s! Siapa pernah nyoba maen hayooo? Siapa sampe melontjat dari korsi hayoo huahahah ((saya sih nonton video let’s play nya aja sampe ikutan mangap nguhuhuhuh))

image

Anyway, tokoh yang akan kita bahas hari ini adalah Foxy! Yep, salah satu animatronik di FNAF yang kayanya punya spesialisasi di jurusan-pembuat-jantungan.

imageTjiluuuk, baaa~ hukyhukyhuky~

Buat yg udah pernah maen FNAF pasti udh tau bgt, Foxy adalah salah satu animatronik yg akan memburu manusia yg jg malam ((AKA player alias KAMU)) di restoran tematik Freddy Fazbear’s Pizza. Lalu kenapa dia seru untuk dibahas? Karena doi ini unik! Unik apanya aja? Mari kita lihat:

1. Dia ga muntjul di awal game

Berbeda dengan trio oom fred yang sejak awal keliatan nangkring di stage, bang foxy ini memilih sembunyi (atau disembunyikan) di balik tirai di panggungnya sendiri di Pirate’s Cove. Lebih dari itu, biasanya dia ga akan menyerang di malam pertama (eh ambigu) kecuali kamu sama sekali ga ngecek kamera cctv di area dia, Pirate’s Cove. Mysterious indeed!!

2. Gerakannya terpola

Pertama kamu ngecek Pirate’s Cove (sebut aja PC), dia masih sembunyi. Ga ada tanda2 apapun. Kalo kamu beruntung, kamu bisa dengar suara dia bersenandung. Ngecek PC lagi, dan dia akan ngintip dari balik tirai, cek lagi dia pindah ke depan kamera, dan cek sekali lagi maka tirai panggung di PC akan tersibak seluruhnya.. kosong. Hmm, kalo terpola gini kayanya gampang ya? Kayanya emang oom scott (creator FNAF) sengaja bikin terpola biar kita bisa lebih antisipasi si foxy ini, soalnya..

3. Dia bisa LARI!!!

Parahnya lagi bukan karena dia lari karena dia takut sama kamu, tapi dia lari menuju ke arahmu. Begitu tirai panggung di PC udah tersibak dan kosong, ASAP langsung tutup pintu kiri (cuma ada waktu 5-10 detik) karena foxy akan langsung ngibrit lari menuju ruangan kamu!! Gerakannnya akan terlihat jelas kalo kamu monitor cctv di left hall. Kalo kamu udah tutup pintu, kamu aman (meskipun foxy ttp akan menggedor pintu kamu selama beberapa saat dan mengakibatkan power berkurang. Sh*t.) Tapi kalo belum, kamu punya waktu 1-2 detik sebelum..

wpid-foxy-2.png“Hae tjuuuuuks~  ♥”

Dia akan muncul dari pintu, tubuhnya bergetar eksentrik ala-ala konslet sambil mengeluarkan suara screeching yang menyayat telinga. Dan kamupun KO. And was that the gameover screen again? Well, congrats!

Tapi selain tiga behavioral uniqueness yang sudah kita bahas diatas, menarik sekali untuk menilik sedikit background dari si foxy ini.

Kenapa kostumnya usang dan belel?

Kenapa mulutnya ga bisa mingkem? #iniserius

Kenapa dia berlari padamuu padakuu padakitaaa~ #dilemparsendal #abaikanyangini

Teori yang lebih awal mengatakan, bahwa penampilan kumuh foxy berawal pasca insiden ’87, yang diceritakan sekilas oleh phone guy di malam ssaat kamu ngeshift. Intinya, suatu hari di tahun 1987, terjadi insiden dimana ada animatronik yang ngadat dan menggigit kepala seorang pengunjung sampai.. mm.., separo otaknya tjopot. Nah, teori awal ini meng-embek-hitam-kan foxy, karena:

  • 1. Rahang foxy lebar, sanggup menampung dan membrakot kepala manusia. Rahangnya yang rusak juga dianggap sebagai akibat dari insiden tersebut, sehingga foxy harus rela mangap forever after.
  • 2. Foxy memiliki gigi yang runtjing, berbeda dengan yang dimiliki freddy bonnie dan chica yang cenderung tumpul dan persegi kek gigi manusia, dan karenanya memiliki chance paling fatal.
  • 3. Dari penampilan foxy sendiri. Karena insiden tersebut merusak reputasi restoran, maka atraksi foxy ditutup ((perhatikan plang di depan panggung foxy di PC: “Sorry! Out of Order”)). Dan otomatis karena tidak pernah dipakai dan ditjampakkan, dengan sendirinya tubuh foxy menjadi rusak. Hmm, make sense.

Tapi baru2 ini, muncul teori lain yang lebih foxy-friendly. Teori ini tidak menempatkan foxy sebagai musuh, tapi sebagai teman. Mereka yang mendukung teori ini berpendapat bahwa foxy yang rusak karena sesuatu hal, terkucilkan sendirian karena tidak setuju dengan freddy cs yang hostile dan brutal pada manusia. Karena itulah, ketika kamu keseringan ngecek cctv PC, dia akan menuju padamu untuk menyatakan padamu bahwa dia bukan antjaman. Begitupun kalau kamu sama sekali ga ngecek PC, dia akan berlari kepadamu untuk memastikan kamu baik2 saja. Aww that’s soo sweet! ♥

tumblr_lfjlmmUXgn1qf6v63

Tjoba kamu perhatikan lagi jumpscarenya, dia bakal cuma nongol di pintu sambil geter-geter bohay, dibandingin sama animatronik lain yang nyata2 nyerang kamu sampe pendangan pun ikut goyang2. Kan? Tapi sungguh sayang, meskipun dia sudah datang dengan penuh tjinta, kamu sebagai sekuriti malah KO saking kagetnya. #duh

nanana

Anyway, foxy muntjul lagi di FNAF 2. Dan selayaknya animatronik v.1 lainnya, dia tampil dalam kondisi yang makin mengenaskan. Bedanya lagi, jumpscarenya bakal lebih dramatis. Dia bakal lomfat dari koridor gelap.. langsung ke mukak kamu ♥ #abaikansajalovenya

 wpid-foxy_attacks_player__fnaf_s2_.gifSeperti iniiii!!!

Dan bagaimana tanggapan para foxyfriends mengenai adegan ajib ini? Mereka tetep bilang itu demi menyelamatkan kamu. Oke, seenggaknya kamu as security di game ini bakal tetep KO gegara jantungan . #duhlagi

Jadi? Apakah si Foxy baik, atau jahat?

Masih misteri. Bisa ya, bisa tidak. Gimana kalo kamu tanya sendiri ke bang foxy? Siapa tau abis ini doi muntjul dibalik pintu kamar kamu, hihi. Yang jelas meskipun dia bisa jadi tokoh baik dalam tjerita, di dalam game dia tetep berbahaya karena bikin tokoh kamu KO ((batja: jantungan)) no matter what.

Pesan moralnya?

1. Don’t judge the book by its cover.

2. Sebaik apapun niat, kalo tjaranya ga bener bisa tetap membahayakan orang lain. #uhuy

 Kalo menurut kamu gimana? Is Foxy a friend, or a foe? Jawab di kolom komentar, ya! See ya in the next post!

 dadah

Muhtesem Yuzyil mau tayang di TV Indo?

Syelamat malaaam

image

Bukan postingan penting sih, tjuma mau mengekspresikan perasaan wow saya karena salah satu historical drama favorit yg selama ini tjuma bisa saya tonton liwat internet mau diputer di tipi swastaaa yeeaayy!!!

image

Judulnya Muhtesem Yuzyil, aka Magnificent Century. Sebuah historical drama yang tidak hanja sukses di negara asalnya (Turki) bahkan jg ke banyak negara eropa khususnya negara2 balkan. Anyway, di Indo judulnya bakal diubah lagi jadi King Sulaiman.

image

Nih tjontoh posternyah

Tjerita dari serial ini sebenarnya lebih banyak berfokus ke ambisi Alexandra alias Hurrem, seorang gadis (dulunya) asal Krimea yang ditjulik perusuh Tatar dan dijual ke Istanbul sebagai budak.

image

Bukan. Bukan “budak budak” yang ini -_-

Berawal dari menjadi seonggok budak di istana sultan (ya, waktu itu sultan yang memerintah adalah Sultan Suleyman I), Alex mampu beradaptasi dengan tjerdasnya hingga berhasil memikat hati sang sultan. Tapi tentu saja, jalannya tidak mudah. Banyak orang dalam lingkaran terdekat sultan tidak menyukainya dan dengan segala tjara berusaha menghalangi Hurrem untuk mendapatkan yang diinginkannya. Terutama Mahidevran Sultan, istri pertama sultan yang sudah pasti tjemburu setengah mati kalau melihat Hurrem dekat dengan sang sultan.

image

Inilah mbak Meryem Uzerli, tampil di serial ini sebagai pemeran Hurrem Sultan. Tjakep yak

image

Tapi jangan kuatir, yang ditjeritain juga ga melulu soal romansa Hurrem kok. Turut dalam serial ini adalah kisah ekspedisi2 militer Sultan Suleyman dalam ambisinya menaklukkan sebagian eropa, dan memberantas pemberontakan. Ada juga banyak sidekick stories dari tokoh2 minor lain yang akan mengisi serial ini dengan berbagai intrik dan tjinta. Tjiyeeee~

Anyway, segini dulu lah yaa. Kalo sempat, mungkin kpn2 saya akan update lg soal sinopsis serial ini. (Tjatet: kalo sempet). Selamat malaam

image